Jumat, 24 Februari 2012

Android 2.4 Pertama Hadir di Viewsonic ViewPad 4

Hmmm, ada informasi menarik yang baru saja saya terima. Viewsonic baru-baru ini mengumumkan secara eksklusif keberadaan produk terbarunya ViewPad 4. Nah, yang bikin menarik adalah kabar bahwa perangkat ini akan dipersenjatai sistem operasi Android 2.4. Tapi disebutkan pula ViewPad 4 baru akan rilis April 2011. Bukan masalah. Hal paling penting adalah kemunculan Viewsonic ViewPad 4 sebagai perangkat pertama yang menyematkan Android 2.4.

Soal fitur, Viewsonic ViewPad 4 akan mendukung flash 10,1, memiliki 720p HD video recording, playback, upload, dan mini-HDMI 720p output display. ViewPad 4 juga dilengkapi dengan kamera auto-focus 5-megapiksel, Bluetooth 2.1 dan 802.11 b / g / n konektivitas nirkabel.Layarnya pun cukup besar untuk ukuran smartphone yakni 4,1 inci.
Sekedar informasi saja, Android 2.4 kabarnya tetap disebut Gingerbread,hanya saja akan ada tambahan fitur baru berupa kemampuan menunjang aplikasi dual-core pada perangkat single core. Ada juga yang bilang kalau OS 2.4 ini adalah versi ‘mini’ dari Android Honeycomb. Dimana software ini dirancang untuk perangkat dual core seperti OS Honeycomb namun juga bisa beroperasi dengan baik di perangkat single core.

Aplikasi Android Berbahaya

android
Kali ini berita untuk pengguna Android, yeps beberapa orang terkadang sering mengganti aplikasi pada ponsel Android. Memang hal ini tidak salah, namun seorang peneliti dari University of North Carolina berhasil mengungkapkan kelemahan utama di beberapa onboard pada aplikasi Android. Kerentanan itu dapat memungkinkan sistem operasinya berbagi informasi tanpa izin penggunanya. Aplikasi yang berbahaya dapat memanfaatkan fungsi pra-instal aplikasi untuk mengirim pesan teks atau bahkan sepenuhnya menghapus semua isi dari perangkat Android tersebut. Dengan alat yang disebut Woodpecker, mampu menganalisis aplikasi Android yang bisa membagi akses data ke aplikasi lain pada ponsel Android. Tapi ternyata tidak semua ponsel Android yang keamanan datanya bisa dijebol, HTC Legend, HTC Evo 4G, HTC Wildfire S, dan Samsung Epic 4G, ternyata tidak bisa ditembus. Sedang Google Nexus, Google Nexus S, Motorola Droid, dan Motorola Droid X, menerima konfirmasi tentang jebolnya sistem keamanan mereka. Info ini yah setidaknya bisa membuat pengguna ponsel Android untuk lebih berhati-hati dalam menginstal sebuah aplikasi ;)

Apple VS Android

Apple vs Android
iPad Apple mungkin saja menjadi barang ‘ajaib dan revolusioner’. Namun terkadang, benda ini tampak asing lagi baik di dunia Android atau Apple. Mengapa? Berikut beberapa contoh paling mengerikan penjiplakan yang dilakukan Apple dan Android.
  • Android
    Produsen perangkat Android seperti Samsung telah lama menyalin gaya Apple. Foto dan ilustrasi yang ada di All Things Digital menunjukkan, perangkat buatan Samsung tampak hampir identik dengan perangkat Apple, kecuali logonya.
    Sementara itu, tablet Galaxy Tab Samsung baru pada dasarnya merupakan merek generik iPad. Perbedaan terbesar (selain sistem operasi (OS) Android) adalah, tablet ini memiliki tiga ukuran yang berbeda.
    Tentunya, semua pembuat tablet Android berjuang keras membedakan barang-barang mereka dari iPad karena semua perangkat semacam ini bisa digambarkan ‘seperti iPad’. Bahkan dalam dunia smartphone, meski pangsa pasar Android terus meningkat, iPhone masih tetap menjadi patokannya.
    Bukan tanpa alasan, Android sendiri selalu menjadi peniru. Sebelum iPhone keluar, prototipe perangkat Android menyerupai BlackBerry namun kini perangkat ini memiliki layar multisentuh dan sederetan ikon aplikasi.
  • Apple
    Apple memiliki reputasi atas inovasi dan memberikan pengalaman asli pada pelanggannya. Dari semua fitur Android yang membedakannya dengan produk Apple, Apple memilih menyalin beberapa fitur dari Android. Area notifikasi baru yang dipakai Apple sebenarnya telah lama dipakai Android.
    Selain itu, perangkat iOS tak lagi memerlukan PC atau Mac guna melakukan sinkronisasi dengan iTunes. Gantinya, mereka menggunakan layanan iCloud, cara ini mirip cara perangkat Android bersinkronisasi dengan aplikasi web Google.
Sumber: Yahoo! News

Kamis, 23 Februari 2012

9 Fakta Unik Handphone Android

1. Apa yang spesial dari Android?
Tidak seperti OS Apple, Research In Motion (RIM) atau Windows Mobile Microsoft, Google merilis Android sebagai OS open-source di bawah naungan Open Handset Alliance. Hal lainnya Android adalah OS yang sangat baik, cepat dan kuat serta memiliki antarmuka pengguna intuitif yang dikemas dengan pilihan dan fleksibilitas. Google terus mengembangkannya.

2. Apakah ponsel Android disebut “Droids”?
Tidak. “Droid” adalah merek ponsel Android milik Verizon Wireless (Droid X, Droid Eris, Droid Incredible dan sebagainya). HTC Evo 4G Sprint bukanlah “Droid” tapi masih merupakan smartphone Android.

3. Mengapa memilih ponsel Android daripada iPhone?
Salah satu alasannya adalah Android terintegrasi dengan layanan Google seperti Gmail, Google Calendar, Google Contacts dan Google Voice dan sempurna bagi siapa saja yang menggunakan layanan Google.

Salah satu hal dari Android adalah saat pertama menyalakannya Anda diminta memasukkan nama pengguna Google dan password dan semua pesan Google, kontak dan info lainnya mulai tersinkronisasi ke handset tanpa sync ke desktop. Selain itu Android merupakan open source yang di mana kita bebas melakukan apapun perihal aplikasinya.

4. Kelemahan Android?
Menyangkut musik dan video Android tidak memiliki media resmi syncing klien ke desktop. Namun, pada umumnya Android memberi Anda lebih banyak pilihan tentang bagaimana mengatur ponsel Anda dan kontennya.

5. Apa beda versi-versi Android, seperti “Donut,” “Cupcake” dan “Froyo”?
Sama seperti Apple iOS, Google terus mengupdate Android dengan fitur baru. Versi terbaru Android adalah 2.2 dengan kode nama “Froyo” menambahkan fitur penarikan USB langsung, fungsi hotspot mobile dan dukungan Flash. Ini berarti Flash video dan modul Flash yang tidak bekerja pada iPhone akan bekerja pada web browser Android. Versi 1.6 disebut “Donut” yang menambahkan kecepatan, peningkatan resolusi layar dan aplikasi kamera dan perekam lebih cepat. Versi 1.5 “cupcakes” menambahkan perekam video.

6. Jika ada Android 2.2 mengapa terjebak versi 2.1 bahkan 1.6?
Salah satu kelemahan Google adalah begitu banyak menyediakan versi Android. Manufaktur dan operator dapat memutuskan meng-upgrade ponsel mereka ke versi terbaru Android.

Di sisi lain, iPhone yang memiliki sedikit versi di mana untuk meluncurkan versi baru iOS dapat dilakukan sekaligus dan lebih mudah.

7. Berapa banyak aplikasi tersedia untuk Android?
Sekitar 70 ribu lebih dan terus meningkat setiap hari. Google tidak memberi perlakuan khusus atas aplikasi mereka.

8. Bagaimana memilih ponsel Android?
Ponsel Android tersedia dengan beraneka macam bentuk. Apakah Anda ingin ponsel QWERTY atau lebih suka dengan touchscreen? Mencari layar besar atau yang mudah masuk saku? Apakah Anda pemakai e-mail dan pesan teks atau tertarik menonton film dan video dalam layar besar? Semua pertanyaan itu terjawab oleh produk Android saat ini.

9. Ponsel Android terbaru?
Ada HTC Evo 4G. Samsung akan merilis ponsel Android Galaxy S-class: Tipis dan ringan, layar super AMOLED 4 inci kontras tinggi, dan tersedia pada semua operator besar AS. Jika mencari ponsel Android QWERTY slide-out, pertimbangkan Motorola Droid 2 Verizon atau Samsung Epic 4.

Android (sistem operasi)

Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).